Maaf,Blog ini tidak bisa di copy paste atau di klik kanan. Untuk membaca secara offline, Silahkan di Save Page As atau Print halaman INi dengan cara Klik Simbol Printing Ready di side bar sebelah kanan atas, Terima Kasih :) '

Sekon standar

Pada tahun 1956, satu sekon ditetapkan berdasarkan perputaran bumi pada  porosnya (rotasi bumi), yaitu waktu satu hari. Karena rotasi bumi tidak tetap benar, maka digunakan waktu hari rata-rata dalam satu tahun. Oleh karena itu, diperoleh waktu  sekon standar, yaitu rata-rata. [{(1)/ (60 x 60 x 24)} = {( 1) / (400.86)}]  bagian dari lamanya satu hari matahari 

Namun, setelah dilakukan pengamatan dengan lebih teliti lagi ternyata selang waktu satu hari matahari rata-rata berbeda dari tahun ke tahun. Ini menyebabkan para ilmuwan  mengubah satuan standar sekon. Pada tahun 1967 satuan waktu standar ditetapkan berdasarkan jam atom Cesium. Satu sekon didefinisikan sebagai waktu yang diperlukan oleh atom Cesium-133 (Cs-133) untuk bergetar sebanyak 9.192.631.770 kali. 

Kilogram standar

Kilogram standar

Satu kilogram adalah massa silinder campuran platina-iridium yang di simpan di  Internasional Bureau of Weight and Measures  di kota Sevres dekat Paris, Perancis. Massa standar satu kilogram dipilih sedemikian rupa sehingga sama dengan massa 1 liter air murni pada suhu 4 derajat C.  

Satu kilogram standar yang disimpan di Sevres, Perancis

Gambar 1. Satu kilogram standar yang disimpan di Sevres, Perancis

             

Standar Meter

Standar panjang internasional yang pertama adalah sebuah batang yang terbuat  dari campuran platina-iridium yang disebut meter standar. Meter standar ini di simpan di Internasional Bureau of Weight and Measures  di kota Sevres, Perancis. Satu meter didefinisan sebagai jarak antara dua goresan pada kedua ujung meter standar yang diukur pada suhu 0 derajat C Ada beberapa kelemahan dalam penggunaan meter standar, diantaranya :
  1. Meter standar mudah rusak. Hal ini disebabkan batang platina iridium mudah terpengaruh oleh perubahan suhu. Apabila rusak batang ini sulit untuk dibuat ulang.
  2. ketelitian pengukuran tidak memadai lagi dengan kemajuan teknologi saat ini. 

Dengan adanya kelemahan tersebut  dibutuhkan meter standar yang baru dengan menggunakan panjang gelombang cahaya. 
Pada tahun 1960 ditetapkan bahwa satu meter didefinisikan sama dengan 1.650.763,73 kali panjang gelombang sinar jingga yang dipancarkan atom-atom krypton ( Kr-86 ). Pada tahun 1983, definisi standar meter diubah lagi. Satu meter adalah jarak yang ditempuh cahaya dalam selang waktu             1/299.792.458 

Sistem Satuan Internasional

Sistem Satuan Internasional

Pada dasarnya satuan besaran dapat ditentukan secara sembarang. Tetapi hal ini akan menyulitkan atau banyak menimbulkan masalah karena satu besaran dapat mempunyai bermacam-macam satuan. Satuan tersebut dapat berbeda antara satu daerah dengan daerah yang lain. Misalnya, untuk satuan besaran panjang digunakan meter, inci, kaki, hasta, depa, dan jengkal. Oleh karena itu, perlu ditetapkan satuan standar  yang berlaku secara umum. 

Untuk kepentingan ilmu pengetahuan dan juga kepentingan sosial perlu adanya keseragaman dalam pemakaian satuan, untuk itu diperlukan adanya standarisasi satuan. Namun untuk memperloleh satuan standar yang baik memerlukan kecermatan dan ketelitian yang baik. Suatu standar akan baik bila memiliki sifat-sifat :nilainya tetap, tidak terpengaruh oleh perubahan-perubahan lingkungan, mudah ditiru atau  mudah
diduplikasi, juga mudah untuk prosedur menghasilkannya. Karena itu sesuai dengan perkembangan ilmu dan teknologi definisi standar satuan telah mengalami beberapa perubahan dan senantiasa diupayakan untuk menghasilkan ketelitian yang semakin tinggi. 

Di berbagai negara maupun di berbagai penerapan tekhnologi telah digunakan berbagai macam satuan untuk suatu besaran. Misalnya untuk satuan panjang,masih ada orang yang menggunakan inchi, kaki, mil, bahkan di daerah-daerah tertentu masih digunakan  jengkal, tumbak, depa atau yang lainnya. Adanya berbagai satuan untuk besaran yang sama tentu saja dapat menimbulkan kesulitan. Untuk mengatasi kesulitan tesebut  kita perlu merumuskan satu jenis satuan untuk suatu besaran tertentu yang standar yang disebut satuan standar. Syarat utama satuan standar adalah : 
  • Nilai satuannya harus sama
  • Mudah diperoleh kembali ( mudah ditiru )
  • Dapat diterima secara internasional